Kamis, 13 November 2014

Memahami Fungsi dan Tugas Finance

Pada dasarnya tujuan business (Firm) adalah untuk mencapai profit melalui mekanisme sejumlah fungsi. Tiga fungsi pokok business adalah finance, operation, dan marketing. Namun secara khusus, di dalam memahami fungsi finance sebenarnya ada hal-hal yang tidak terpisahkan (terarsir) dengan fungsi yang lainnya.
Fungsi finance sendiri bertanggungjawab tidak saja untuk membiayai tiga fungsi utama tersebut (operasi, finance dan marketing) juga membiayai unsur finance itu sendiri yang kita kenal sebagai dana (funds). Ini berarti fungsi finance secara umum bertanggungjawab terhadap penyediaan dana untuk perusahaan dalam mencapai profit dan juga untuk memberi manfaat bagi pemilik dana dalam bentuk return.


Dalam upaya membiayai kegiatan perusahaan ini, perusahaan memerlukan sejumlah dana baik yang bersumber dari dalam (iternal), maupun dari luar (eksternal). Namun perlu disadari bahwa semua dana-dana yang dikumpulkan tersebut memiliki biayanya sendiri-sendiri. Ini berarti, perusahaan dalam melakukan kegiatannya, di satu sisi harus mampu mengembalikan dana-dana tersebut, juga memberi return terhadap biaya dana tersebut. Ini berarti tugas pokok dan fungsi finance lebih luas (bersifat ganda) jika dibandingkan dengan fungsi operation dan fungsi marketing.

Tujuan Jabatan
Merencanakan, mengembangkan, dan mengontrol fungsi keuangan dan akuntansi di perusahaan dalam memberikan informasi keuangan secara komprehensif dan tepat waktu untuk membantu perusahaan dalam proses pengambilan keputusan yang mendukung pencapaian target financial perusahaan.
Pembiayaan Perusahaan
Pembiayaan merupakan sumber kehidupan yang pokok pada setiap bisnis. Pembiayaan yang dimaksud adalah pembiayaan untuk menghasilkan output atau pengeluaran  untuk kebutuhan input. Input yang digunakan ada yang bersifat jangka panjang (investasi) dan ada yang bersifat jangka pendek (kerja). Pembiayaan kegiatan-kegiatan tersebut meliputi pembiayaan kegiatan operasi, kegiatan marketing dan kegiatan finance sendiri (Gambar-1). Dalam hubungan ini, tugas pokok dan fungsi finance dalam  pembiayaan menjadi fungsi yang paling kritis untuk diperhatikan di dalam setiap bisnis.  Untuk menjaga kelangsungan hidup dan pertumbuhan bisnis sangat tergantung pada fungsi pembiayaan ini.

Gambar-1. Fungsi Finance sebagai Fungsi Pembiayaan

Untuk memenuhi  kebutuhan dana bagi perusahaan, sudah menjadi tugas pokok fungsi finance untuk melakukan penghimpunan dana (raising funds) dari berbagai sumber. Dana-dana tersebut dihimpun dari berbagai sumber dengan cara meningkatkannya dan memanfaatkannya secara baik. Jika dana yang dihimpun dari dalam masih kurang harus dihimpun dari luar, seperti bank, lembaga keuangan, dan pasar uang. Pemilihan sumber keuangan ini haruslah dikaitkan dengan biaya-biaya dan waktu penggunaannya. Ini berarti penghimpunan dana yang memadai haruslah diarahkan dalam rangka mempertahankan likuiditas dan struktur keuangan perusahaan yang sehat.
Dana yang terkumpul tersebut kemudian dialokasikan terhadap berbagai penggunaan secara tepat  dan dimanfaatkan dengan efisien. Penggunaan ini haruslah direncanakan secara hati-hati karena dana itu sendiri merupakan sumberdaya yang langka dan memiliki risiko. Dengan demikian, alokasi haruslah diarahkan terhadap terhadap kebutuhan modal yang paling menguntungkan dan aman (safety). 


Mengelola Keuangan Bisnis
Dana-dana perusahaan seharusnya dikelola secara efisien dan efektif. Namun, mengelola keuangan perusahaan haruslah berdasarkan prinsip-prinsip bisnis secara umum dan secara khusus mengikuti prinsip-prinsip keuangan. Yaitu suatu upaya yang berorientasi untuk membesarkan dana dan juga beorientasi pada alokasi dan pengeluaran dana yang sesuai dan penyediaannya tepat pada waktu yang dibutuhkan. Oleh karena itu, pengadaan dan pemanfaatan dana memerlukan keahlian yang khusus (art and science). 
Gambar-2. Tahapan dan Level Decision Pengelolaan Keuangan

1 komentar:

  1. Artikel yg bagus, terus pelajari penerapannya di kenyataan bisnis via ERP. Salam sukses

    BalasHapus